6 Cara Rebranding Produk Melalui Media Sosial

6 Cara Rebranding Produk Melalui Media Sosial

Keputusan rebranding produk akan bisa membawa dampak besar. Terhadap para konsumen yang kita miliki pada bisnis online. Baik itu dampak positif maupun negatif. Dampak baik atau positif ini bisa terjadi sesuai dengan langkah apa telah dilakukan. Jika kita melakukan rebranding secara tepat dan tindak lanjutnya pun benar maka otomatis kita akan bisa mendapatkan dampak yang positif.

Begitu pun sebaliknya, jika salah dalam melakukan rebranding dan salah pada tahap tindak lanjutnya maka kemungkinan akan bisa menimbulkan dampak yang negatif. Untuk melakukan rebranding ini memang membutuhkan pertimbangan penuh. Apalagi jika brand milik kita telah dipercaya oleh para pelanggan produk yang memang terbilang loyal.

Jika suatu startup atau sebuah perusahaan baru berdiri dan belum memiliki para pelanggan setia, mungkin saja bisa melakukan perubahan pada dasar produk sejak awal. Sebelum branding bisnisnya berkembang. Sehingga dampak perubahan yang diberikan itu tidak terlalu besar bagi perusahaan mereka.

Namun lain halnya jika kita telah memiliki sebuah brand terkenal dengan awareness dari para pelanggan yang sudah meluas. Komponen-komponen seperti logo, nama brand, tagline, dan lain sebagainya juga akan terkena dampak, jika kita mengambil keputusan untuk melakukan rebranding pada produk milik kita.

Lalu setelah itu, jika kita memang ingin melakukan rebranding produk, maka kita harus bisa mengetahui bagaimana cara melakukannya melalui media sosial. Agar bisa mendapatkan timbal balik yang diinginkan semaksimal mungkin. Namun juga tidak berdampak negatif pada brand milik kita. Berikut ini ada cara-cara yang bisa dilakukan sebelum melakukan rebranding produk. Tanpa mengakibatkan dampak negatif besar atau bisa meminimalisir dampak negatif, caranya adalah sebagai berikut:

1. Memberitahukan Informasi Rebranding Kepada Para Pelanggan

Memberikan teaser berkaitan dengan rencana melakukan rebranding produk bisa dikatakan sebagai langkah tepat. Untuk menarik perhatian para audiens terhadap rebranding brand yang akan kita lakukan. Maka dari itu, kita bisa memanfaatkan berbagai media sosial untuk mempublikasikan teaser yang direncanakan.

Langkah ini merupakan cara rebranding yang akan membuat para pelanggan kita merasa dibutuhkan. Kita juga bisa memperoleh masukan yang mungkin bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk kelanjutan bisnis. Selain itu, peluncuran teaser bertujuan mengantisipasi adanya perubahan sikap para audiens kepada kita.

2. Mengubah Profil Media Sosial Milik Kita

Dalam melakukan rebranding, memperbaharui profil media sosial memang harus menjadi peran penting. Lakukan sesuai dengan identitas baru yang akan diterapkan pada produk di bisnis yang kita miliki. Selain itu juga, unsur seperti warna logo akan menjadi identitas baru. Identitas harus terlihat maknanya oleh para audiens kita. Sehingga proses rebranding yang dilakukan terasa lebih menyeluruh. Untuk bisa mendapatkan perhatian para audiens. Karena memang dari langkah-langkah yang dilakukan ini berkomitmen untuk menerbitkan setiap perubahan detail produk kita.

3. Memperbaharui Platform Google Business Kita

Jika kita sudah memiliki profil Google Business, maka kita harus memperbaharuinya juga sesuai dengan konsep rebranding. Namun, jika memang belum memiliki profil Google Business, maka momentum ini juga waktu yang tepat. Untuk membuat profil bisnis dengan tujuan menjangkau pelanggan semakin luas.

4. Sesuaikan Tautan Media Sosial Dengan yang Baru

Seiring dengan berjalannya proses rebranding, mungkin saja para pelanggan masih mengenali produk dengan identitas lama yang telah terekam pada bisnis kita. Maka dari itu kita harus bisa menyesuaikan. Dan juga mengubah semua tautan lama ke tautan ter-update tentang identitas baru pada produk kita.

Dengan demikian, hasil rebranding yang kita dapatkan akan menjadi lebih efektif. Para pelanggan pun akan bisa mengenali produk bisnis. Dengan identitas baru dari hasil rebranding.

5. Informasikan Rebranding Yang Kita Lakukan Terhadap Produk

Memberikan sebuah informasi rebranding kepada para pelanggan adalah bagian penting untuk dilakukan. Saat melakukan rebranding produk pada bisnis yang kita miliki, berikanlah eksplanasi kepada para pelanggan. Khususnya mengenai alasan memperbaharui identitas brand. Selain itu juga, berikan argumentasi meyakinkan bahwa rebranding tidak akan membuat kualitas produk serta layanan menurun. Justru pelayanan akan semakin meningkat seiring dengan identitas kebaruan tadi.

Dengan demikian, cara ini membantu membuat para pelanggan merasa bahwa hubungan yang mereka jalin dengan kita sangatlah penting. Cara ini juga membuat kita tetap bisa mempertahankan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk. Sehingga pelanggan tetap akan menjadi konsumen setia. Atau bahkan bisa mendatangkan para pelanggan baru lainnya.

6. Beriklan Untuk Rebranding yang Telah Dilakukan

Media sosial seperti Twitter, Instagram, dan Facebook merupakan tempat yang tepat untuk bisa mengiklankan identitas baru. Perkenalkan identitas yang baru diperbaharui kepada para audiens agar terpublikasi secara luas. Sehingga, para pelanggan akan terbiasa dengan adanya identitas baru tersebut.

Selain itu, beriklan untuk rebranding produk akan memungkinkan untuk menarik para pelanggan baru. Untuk mencapai hasil efektif, kita bisa melakukan konsultasi kepada penyedia jasa konsultan khusus rebranding.

Share on facebook
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on email

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Basket

Jadilah yang pertama untuk mendapatkan update & exclusive konten langsung ke email Anda.

SUBSCRIBE 
Your information will never be shared
close-link

Dapatkan strategi bisnis & marketing untuk meningkatkan penjualan Anda.

Masukan Nama dan Email untuk terus mendapatkan update artikel terbaru.
DAFTAR SEKARANG
Terms and Conditions apply
close-link
Click Me