6 Jenis Diskon Ini Dapat Meningkatkan Branding dan Penjualan

6 Jenis Diskon Ini Dapat Meningkatkan Branding dan Penjualan

Apa itu diskon? Diskon merupakan pemberian potongan harga untuk item tertentu dan berbatas waktu. Diskon sendiri merupakan salah satu cara yang sering digunakan oleh penjual baik online maupun offline untuk meningkatkan penjualan produk yang mereka pasarkan.

Diskon sendiri diminati oleh masyarakat luas ber-budget minim. Diskon bagi penjual sering digunakan untuk menghabiskan stok produk yang tersedia dan tidak terlalu diminati oleh para konsumen. Berikut adalah beberapa jenis diskon yang pada umumnya jika dilakukan dengan tepat dapat meningkatkan branding dan penjualan:

1. Diskon Member

Diskon member merupakan salah satu jenis diskon yang sering ditawarkan oleh retail besar, diskon ini memfokuskan kepada pelanggan yang memiliki kartu member anggota. Para member mendapatkan keistimewaan dengan besaran potongan harga bervariasi. Tentunya dengan syarat dan ketentuan (S&K) sebelumnya.

Jenis diskon ini lebih dapat menjaga loyalitas para pelanggan agar tetap membeli produk yang kita jual/tawarkan. Sehingga dapat meningkatkan penjualan produk/barang secara masif. Di sisi lain kita juga dapat menghabiskan stok produk yang kurang diminati oleh para pembeli.

2. Diskon Tanggal lahir

Diskon tanggal lahir merupakan jenis diskon yang dapat kita lakukan setiap hari pada setiap bulan. Namun dengan besaran diskon tidak terlalu besar. Diskon ini diberikan kepada pelanggan yang memiliki hari ulang tahun tepat dimana event diskon kita jalankan. Misal kita mengadakan diskon “Khusus yang berulang tahun tanggal 14 bulan Februari  mendapatkan potongan harga 14% untuk produk tertentu.”

Maka pelanggan berulang tahun tepat tanggal 14 tersebut berhak mendapatkan diskon khusus. Tentunya, harus tetap sesuai dengan S&K yang diberlakukan sebelumnya. Diskon jenis ini memungkinkan Anda mendapatkan pelanggan baru setiap harinya. Dan promosi gratis, secara tidak langsung dapat meningkatkan brand image / popularitas usaha Anda. Namun kelemahan diskon ini adalah tidak “mengikat” pembeli Anda untuk loyal terhadap produk yang dijual dan hanya datang pada waktu-waktu tertentu. Terutama hanya datang ketika diskon berlaku saja.

3. Diskon Buy 1 Get 1

Ini adalah jenis diskon yang menggabungkan produk paling laku/laris dengan produk kurang diminati. Diskon ini biasanya diberikan menjelang waktu-waktu tertentu misal menjelang hari kemerdekaan, menjelang bulan puasa, menjelang Lebaran dan Natal.

Diskon ini cenderung banyak peminat karena faktor psikologis “beli 1 dapat 1.” Orang akan cenderung berpikir dengan nominal sekian mendapatkan 2 produk bila dibandingkan dengan beli 2 sekaligus tanpa diskon akan jauh lebih mahal. Faktor inilah yang menyebabkan para pembeli kalap jika ada diskon seperti ini. Penggunaan jenis diskon ini tepat dengan momentum yang ada sehingga dapat meningkatkan penjualan Anda.

4. Repost Konten dan Diskon

Repost konten dan diskon merupakan jenis diskon yang pada umumnya digunakan oleh beberapa pebisnis. Untuk mendapatkan keuntungan lebih dalam diskon, baik keuntungan promosi maupun peningkatan penjualan pada lini usaha Anda.

Diskon ini dilakukan dengan me-repost ulang post konten di sosial media kita, baik di Facebook, Instagram, Line, dll yang disertai dengan mengajak / men-tag minimal 2 orang teman mereka disertai dengan caption untuk membeli produk Anda. Jenis promosi ini tergolong ampuh dan cenderung viral terutama pada kaum perempuan.

5. Diskon Dengan Waktu Tertentu

Diskon ini diberikan dengan menggunakan waktu terbatas dan tidak bisa lebih dari itu misal “All item diskon 70% setiap belanja pada pukul 19.00 hingga 21.00.” Dengan diskon tersebut dipastikan stock barang yang Anda diskon akan habis dalam sekejap. Diskon jenis ini dikenal dengan istilah flash sale beberapa brand terkenal. Keuntungan bagi pebisnis di antaranya sukses menggunakan diskon jenis ini untuk meningkatkan penjualan produk.

Sebut saja brand Xiaomi, di awal debut mereka masuk ke pasar smartphone Indonesia mereka sering melakukan diskon jenis ini dengan menggandeng marketplace besar seperti Lazada dll. Terbukti dengan menggunakan strategi diskon jenis ini setiap lini produk smartphone yang dijual oleh Xiaomi terbukti laris bahkan sampai restock. Diskon ini dapat juga Anda berlakukan dengan S&K, misal dengan pembelanjaan minimal Rp. 150.000 baru dapat menggunakan diskon tersebut.

6. Diskon Up To

Diskon jenis ini sebenarnya menekankan, tidak semua barang mendapatkan diskon tinggi. Ada beberapa barang dengan diskon yang cenderung lebih rendah. Diskon tipe ini biasanya merupakan item seleksi jarang diminati pembeli misal “Jeans Up to 70%” artinya diskon maksimal pada produk jeans tersebut adalah maksimal 70%. Jadi ada harga yang di bawah diskon tersebut.

Diskon semacam ini lumrah kita temui di retail-retail besar yang menjual baju, misal Matahari Department Store mereka kerap menerapkan jenis diskon ini pada waktu waktu tertentu yang memancing minat pembeli sekalipun tau bahwa mereka tidak butuh barang tersebut.

Share on facebook
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on email

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Basket

Jadilah yang pertama untuk mendapatkan update & exclusive konten langsung ke email Anda.

SUBSCRIBE 
Your information will never be shared
close-link

Dapatkan strategi bisnis & marketing untuk meningkatkan penjualan Anda.

Masukan Nama dan Email untuk terus mendapatkan update artikel terbaru.
DAFTAR SEKARANG
Terms and Conditions apply
close-link
Click Me